Datangi Kementrian PAN Dan RB Bukan "Mengemis Gaji"

  • PDF
{Paluhakim, Jakarta} Puluhan anggota hakim yang menyeruduk kantor Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menegaskan kedatangannya ke Menteri PAN dan RB Azwar Abubakar bukan untuk mengemis Gaji dan Kesejahteraan  melainkan untuk mendesak agar hak-hak konstitusonal hakim itu dipenuhi.

"Kedatangan kami ke Jakarta, bukan untuk mengemisa gaji. Kami datang ke Jakarta, untuk mendesak agar hak-hak konstitusonal hakim itu dipenuhi. Masih banya persepsi. Bahwa pejabat tinggi Depkeu (Departemen Keuangan), masih tidak tau posisi hakim," kata seorang perwakilan hakim, Wahyu Sudrajat, usai pertemuan di kantor Kemen PAN-RB, Jakarta, Selasa (10/4).

Dia menyesalkan sikap pemerintah yang tidak pernah menaikan gaji para hakim pasca reformasi tahun 2008 silam, sejak negara ini dikendalikan mantan Presiden Suharto.

"Pada tahun 1994 Presiden Soeharto mengeluarkan aturan gaji pokok khusus untuk hakim di luar gaji PNS. 100 persen beda dari PNS. Dengan berlakunya waktu, ternyata, pada tahun 2008, itu utk terakhir kali (hakim) naik gaji, gaji pokok. 4 taun setelah itu,Hingga hakim golongan 3A, dengan PNS golongan III A. Lebih besar (Gaji) PNS," ujarnya

Selain itu, dia juga menambahkan dirinya enggan jika para Hakim disejajarkan dengan PNS. Pasalnya hakim memiliki kedudukan dan kekuasaan tersendiri dibawah kendali Mahkamah Agung.

"Tidak masalah kami dikatakan PNS, Tapi UU pokok kepegwaian mengatakan hakim adalah pejabat negara. Mohon dikoreksi,Semua badan peradilan abstrak, tidak akan ada tanpa hakim," tandasnya
Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy



Baca juga: