Nazar: KPK Sarang Koruptor! Kuping Saya Taruhannya

  • PDF

Paluhakim - Mantan Bendahara Umum partai Demokrat yang menjadi tersangka kasus  korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang, Muhammad Nazaruddin menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga penuh dengan koruptor.

"KPK itu koruptor, cek harta Busro, potong kuping saya jika tidak koruptor," kata Nazar menjelang vonis persidangan dirinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (20/4).

Nazar sebutan singkat dari Nazarudin, menuding pihak penyidik merekayasa kasus yang melilitnya itu agar ia dipaksakan menjadi tersangka hingga terdakwa dan kini akan divonis hakim.  

"Semua ada permainan, penyidik KPK dipaksa-paksa harus libatkan saya," kata Nazar kepada wartawan. 

Selain itu, Nazar menilai selama proses persidangan dirinya dia menyatakan telah terjadi banyak fakta yang tidak ada namun dibesar-besarkan jaksa penuntut umum. Namun demikian, ia berharap hakim akan melihat fakta persidangan secara jernih.

Nazar juga menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan pihak hakim yang menangani perkaranya, apabila dalam amar putusannya memutuskan akan menyita harta yang dimiliki terdakwa, Nazar mengaku tidak  mempermasalahkannya.

"Jangankan disita, diambil semuanyapun tidak ada masalah, asalkan sesuai mekanisme hukum," pungkasnya. 

Seperti diketahui, siang ini, majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kuningan, Jakarta Selatan, yang diketuai hakim Darmawati Ningsih akan membacakan amar putusannya dalam perkara kasus korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang.

Sebelumnya, Nazar dituntut hukuman tujuh tahun penjara dalam perkara dugaan suap wisma atlet SEA Games 2011. Jaksa menilai, Nazaruddin terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan menerima suap berupa cek senilai Rp4,6 miliar terkait pemenangan PT Duta Graha Indah (PT DGI) sebagai pelaksana proyek wisma atlet.

Selain hukuman penjara, Nazaruddin juga dituntut membayar denda senilai Rp 300 juta yang dapat diganti hukuman enam bulan kurungan. [Baren Siagian]

Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy



Baca juga: