Nazaruddin Divonis 4 Tahun 10 Bulan

  • PDF

Nazarudin divonisPaluhakim, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memvonis tersakwa kasus suap pembangunan proyek wisma Atlet SEA Games Palembang, Muhammad Nazaruddin, dengan hukuman empat tahun dan 10 bulan kurungan penjara.

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Muhammad Nazaruddin dengan hukuman penjara 4 tahun 10 bulan," kata Ketua Majelis Hakim Darmawati Ningsih saat membacakan amar putusan di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat, (20/4).

Hakim dalam amar putusannya menganggap terdakwa Nazaruddin secara sah dan menyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dakwaan ketiga yang didakwakan jaksa  penuntut umum KPK, yakni melanggar Pasal 11 UU No 31 tahun 1999 yang diubah menjadi UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain dikenakan pidana penjara, majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa Nazaruddin sebesar Rp 200 juta. "Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp200 juta, dengan ketentuan, apabila terdakwa tidak dapat membayar, maka diganti 4 bulan kurungan penjara," tegas Darmawati.

Menyingkapi vonis majelis hakim yang lebih ringan daripada tuntutan jaksa, terdakwa Nazar menyatakan menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut. Begitupun dengan jaksa penuntut umum KPK.

"Silakan terdakwa dan JPU untuk pikir-pikir selama 7 hari," kata Darmawati.

Sebelumnya, JPU menuntut Nazaruddin tujuh tahun hukuman penjara . Jaksa menilai, Nazaruddin terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan menerima suap berupa cek senilai Rp 4,6 miliar terkait pemenangan PT Duta Graha Indah (PT DGI) sebagai pelaksana proyek wisma atlet.

Selain hukuman penjara, Nazaruddin juga dituntut membayar denda senilai Rp 300 juta yang dapat diganti hukuman enam bulan kurungan.[Baren Siagian]

Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy



Baca juga: