Natal PN Jaktim, Mewujudkan Keadilan Bagi Setiap Orang

  • PDF

Ada yang tidak biasa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Jumat, 4 Desember 2009 lalu. Para Hakim yang biasa mengenakan toga dalam ruang persidangan, kini tampak santai bersafari. Begitu pula dengan Panitera serta Staf pegawai PN Jaktim, wajah mereka terlihat gembira menyambut kelahiran sang Juru Selamat, Yesus Kristus.

Yep, malam itu memang terasa istimewa sekali di lantai II, ruang Sidang Chandra. Ruang yang sehari-hari digunakan untuk bersidang, disulap menjadi ruangan artistik. Di sisi kanan tampak pohon Natal setinggi 2,5 meter lengkap dengan aksesoris warna-warni. Di sebelahnya, berjejer tanaman hias yang menambah dekorasi ruangan semakin indah. Belum lagi, ditambah pernak-pernik Natal lainnya, bikin suasana semakin semarak.

Pesan Natal yang disampaikan Pendeta Judika Silaloho S.Th memang tepat banget. Pendeta berharap, kita dan juga para Hakim untuk bertindak adil dalam mengambil keputusan bagi semua orang. Tidak seperti Pontius Pilatus yang membuat keputusan untuk menyalibkan Yesus Kristus karena takut kehilangan jabatannya.

“Tuhan adalah hakim yang adil. Tidak ada keputusan yang diambil Tuhan, tidak adil. Seharusnya dalam diri kita sebagai Orang Percaya, ada yang namanya keadilan,” ujar Judika Silaloho.

Bagaimana dengan zaman sekarang ini, lanjut Judika, sudah adilkah kita terhadap sesama? Bisakah kita berlaku adil? Jawabnya, bisa karena tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Sesuai dengan Tema Natal kali ini, “Sebab Bagi Allah Tidak Ada yang Mustahil” (Lukas 1 : 37) dan Sub Tema: “Dengan Semangat Natal Kita Bertekad Menyamakan Persepsi untuk Mewujudkan Keadilan Kepada Setiap Orang.”

Selesai pemberitaan Firman Tuhan, dilanjutkan Kesaksian Pujian oleh Ketua Panitia Natal, Hiras Sihombing yang juga Hakim di PN Jaktim. Tidak disangka, Hakim yang kesehariannya kalem ini ternyata jago menyanyi lho.

Tampak hadir tamu kehormatan Hakim Agung, MS Lume, SH. Hakim Agung ini merasa bernostalgia kembali sebab pada tahun 1988 dirinya pernah bertugas sebagai hakim di PN Jaktim. Dalam sambutannya, ia menitip pesan kepada para hakim untuk menerapkan isi dari Sub Tema Natal.

Juga hadir tamu dari Pengadilan Tinggi Jakarta dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Selain itu, hadir juga Ibu Hakim perwakilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hmm… Ibu Hakim yang satu ini, wajahnya sering muncul di televisi. Itu tuh, hakim yang menangani perkara pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. Yup, dia adalah Artha Theresia.

 

Pengadilan Mempunyai Persekutuan Doa

Ada satu hal lain yang membuat perayaan natal ini terasa sangat istimewa sekali. Perayaan keagamaan yang rutin dirayakan tiap tahun ini, tidak hanya dihadiri oleh umat Nasrani saja. Tapi juga saudara-saudara umat Muslim serta Hindu, ikut berpartisipasi.

Kehidupan beragama di lingkungan Keluarga Besar PN Jaktim ini, persaudaraannya sudah terjalin erat sekali. Tiap tahun, selalu merayakan hajatan besar perayaan keagamaan. Tidak hanya merayakan Natal namun Hari Raya umat Muslim juga dirayakan tiap tahunnya. 

Bahkan dengan bangga Hiras Sihombing mengatakan PN Jaktim adalah satu-satunya Pengadilan Negeri di Jakarta yang mempunyai persekutuan doa. Saat ini yang sudah terbentuk persekutuan doa umat Nasrani dan umat Muslim. Menyusul akan terbentuk persekutuan umat Hindu di lingkungan PN Jaktim. Wah, two thumbs up deh buat PN Jaktim. Merry Christmas and Happy New Year. [Mikael Niman]

 

 

 


 




Baca juga: