McDonald’s vs McCurry

  • PDF
Restoran Raksasa AS Rontok di Pengadilan Malaysia

Kuala Lumpur (paluhakim) – Restoran cepat saji raksasa asal Amerika Serikat yang memiliki jaringan restoran di seluruh dunia, McDonald’s, rontok di Pengadilan Federal di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (8/9/2009).

Majelis Hakim Pengadilan Federal yang diketuai Ariffin Zakaria memutuskan, gugatan McDonald’s terhadap restoran cepat saji asal Malaysia, McCurry, tidak terbukti. Putusan itu merupakan pukulan telak bagi McDonald’s yang sudah menggugat McCurry di pengadilan selama delapan tahun.

Seperti dikutip BBC, pihak McDonald's berpendapat, penggunaan awalan “Mc” merupakan pelanggaran merek.

Namun Pengadilan Federal di Kuala Lumpur memutuskan tidak ada bukti yang menunjukkan McCurry menjadikan dirinya sebagai bagian dari jaringan McDonald's.

Pemilik McCurry menegaskan, awalan “Mc” merupakan singkatan dari Malaysian Chicken Curry.

McDonald's, yang memiliki lebih dari 185 gerai di Malaysia pertama kali menggugat restoran McCurry tahun 2001.

Pengadilan Tinggi memutuskan untuk memenangkan McDonald’s pada 2006. Namun, pemilik McCurry membawa kasus tersebut ke Pengadilan Banding yang membatalkan putusan sebelumnya.

Kemudian McDonald's membawanya ke pintu terakhir jalur hukum di Pengadilan Federal Malaysia atau pengadilan tertinggi. Namun, Ketua Majelis Hakim Arifin Zakaria mengatakan, tiga panel hakim dengan suara bulat memenangkan restoran lokal.

Putusan itu membuat lega P Suppiah, pemilik restoran McCurry. “Kami merasa senang bahwa persoalan hukum selama delapan tahun akhirnya selesai. Sekarang kami dapat melangkah ke depan merealisasikan sejumlah rencana seperti pembukaan cabang baru,” ujar Supiah seperti dikutip Reuters seusai sidang pembacaan putusan.

McCurry memulai usaha di Kuala Lumpur sejak 1999 dan menyajikan makanan India seperti kari kepala ikan dan roti termasuk tandoori naan.

Pengacara McDonald's kepada kantor berita Associated Press mengatakan, pihaknya menerima putusan hakim tersebut. [BPJ]
Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy