Sidang Perkara Pembunuhan Massal di Filipina, Ampatuan Mengaku Tak Bersalah

  • PDF

[Manila - Paluhakim] Terdakwa utama pembunuhan massal 57 orang di Filipina Selatan Andal Ampatuan Junior menyatakan tidak bersalah atas 41 tuduhan pembunuhan dalam persidangan di Manila, Filipina, Selasa (5/1/2010).

Ampatuan adalah bagian dari keluarga berpengaruh yang memiliki kedekatan dengan Presiden Gloria Arroyo.

Dia menyangkal tuduhan pembunuhan dalam serangan November yang menewaskan keluarga saingannya dan sejumlah wartawan.

Rombongan yang dibunuh itu sedang dalam perjalanan untuk mendaftarkan pencalonan pesaingnya dalam pemilihan lokal.

Ampatuan semula didakwa 41 tuduhan pembuuhan.

Ayahnya dan beberapa anggota keluarganya dikenai dakwaan pemberontakan.


Ujian Bagi Peradilan

Ampatuan dikawal lebih dari 30 polisi bersenjata lengkap ketika menghadiri sidang pengadilan di Manila hari Selasa.

Dalam sidang terdahulu dia dipukul massa wartawan yang marah setelah 30 wartawan tewas dalam pembunuhan massal itu.

Hakim menghentikan pengadilan sampai pekan depan agar belasan saksi dapat dihadirkan untuk mendukung permohonan pemberian jaminan supaya terdakwa tidak ditahan.

Para pengamat memperingatkan bahwa pengadilan ini merupakan ujian serius terhadap sistem peradilan negara itu.

Pada masa lalu, orang-orang kaya dan yang memiliki banyak koneksi bisa lolos dari penjara.

Bulan lalu, International Crisis Group yang berkantor di Brussels mengatakan Arroyo patut disalahkan juga dalam pembunuhan massal itu karena dia membiarkan "penguasa lokal yang lalim memperturutkan nafsu serakah dan ambisinya".

Arroyo memberlakukan keadaan darurat selama beberapa waktu menyusul pembantaian.

Dia menyatakan bertekad menyeret para pembunuh ke pengadilan.

 

Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy



Baca juga: